Pameran properti (rumah, apartemen, ruko, tanah kavling, hingga kawasan komersial) membutuhkan booth dengan skala dan pendekatan desain yang berfokus pada kenyamanan bernegosiasi, visualisasi proyek yang jelas, serta kesan elegan & tepercaya.
🏗️ Elemen Penting dalam Booth Pameran Properti
Berbeda dengan booth produk konsumen retail, booth pameran properti umumnya membagi area menjadi beberapa zona fungsi utama:
Area Maket / Siteplan (Pusat Perhatian / Focal Point)
Membutuhkan meja khusus (meja maket) berukuran presisi lengkap dengan pencahayaan spotlight dari atas agar detail perumahan/gedung terlihat menonjol.
Ketinggian meja maket idealnya 80–90 cm agar pengunjung nyaman melihat detail area.
Area Negosiasi / Dealing Area
Zona paling krusial untuk transaksi sales/marketing dengan konsumen.
Menggunakan kombinasi meja/kursi negosiasi yang nyaman (sofa minimalis, kursi bar/high chair, atau kursi VIP).
Suasana dibuat agak tenang dan memberikan privasi yang cukup bagi calon pembeli.
Area Display Visual & Digital Branding
Penggunaan backdrop besar bermaterial HPL/Vinyl bertuliskan nama proyek, keunggulan lokasi, dan skema pembayaran (KPR/Cicilan).
Pemasangan TV LED / Videotron untuk memutar video tour 3D unit, fasilitas kawasan, atau suasana lingkungan properti.
Area Penerima Tamu / Receptionist Counter & Backstage
Meja kasir/penerima tamu di bagian depan untuk membagikan brosur, mengumpulkan data kontak (lead collection), dan memberikan cinderamata.
Ruang penyimpan (storage/gudang kecil) tersembunyi untuk stok brosur, berkas aplikasi KPR, serta minuman/makanan ringan.
📐 Ukuran & Tipe Booth Properti yang Populer
Booth Standard / Corner (Ukuran 3x3m atau 3x6m)
Fokus: Cocok untuk 1–2 proyek properti unggulan.
Fasilitas: 1 Meja maket kecil, 1-2 set meja negosiasi, TV display, dan reception desk.
Island Booth / Paviliun Besar (Ukuran 6x6m, 6x9m, atau lebih besar)
Fokus: Digunakan oleh developer (pengembang) besar yang menampilkan banyak proyek atau beberapa tipe rumah sekaligus.
Fasilitas: Meja maket utama yang besar, area VIP lounge, coffee bar/pantry, beberapa set meja negosiasi, dan panggung kecil untuk hiburan/presentasi.
💡 Material & Finishing Favorit Booth Properti
Untuk menciptakan kesan mewah, modern, dan kokoh, material yang sering digunakan oleh kontraktor booth properti meliputi:
Struktur Utama: Multiplek/Kayu dengan finishing HPL motif kayu/marmer atau cat duco untuk nuansa eksklusif.
Pencahayaan: Warm white LED strip, downlight, dan lampu sorot (spotlight) untuk mempertegas aksen arsitektur booth.
Lantai (Flooring Level): Panggung alas (tinggi 5–10 cm) dilapis karpet sintetis, lantai kayu parquet/vinyl, atau acian semen mikro (industrial style).
Signage: Logo proyek menggunakan Huruf Timbul Akrilik dengan pencahayaan LED backlighting.
📋 Checklist Informasi untuk Permintaan Penawaran (Quotation)
Saat Anda ingin mengajukan proyek ke kontraktor booth pameran properti, siapkan poin-poin berikut:
Ukuran & Tipe Lahan (Space): Misal 6x3m (sisi terbuka: 2 sisi/corner) di hall pameran (JCC, ICE BSD, Grand City, dll.).
Detail Maket: Ukuran maket yang akan dipajang (Panjang x Lebar x Tinggi) agar meja buatan kontraktor pas secara dimensi dan daya tahan beban.
Jumlah Sales/Marketing & Kursi: Jumlah set meja-kursi negosiasi yang ingin ditampung di dalam booth.
Perangkat Elektronik: Jumlah TV LED, kebutuhan daya listrik (Watt), dan koneksi internet yang dibutuhkan.
Apakah Anda sedang merencanakan pameran properti untuk skala single project (1 tipe/kawasan) atau multi-project pengembang besar?